Yohanes Eka Jaya Chandra Hanura Dukung Jokowi

Dok.Yohanes Eka Jaya Chandra

Dok.Yohanes Eka Jaya Chandra

Yohanes Eka Jaya Chandra melaporkan bahwa ketua umum DPP Partai Hanura, Oesman Sapta Odang, berbicara soal Pemilihan Presiden 2019 mendatang saat menyampaikan pidato politik pengukuhan pengurus DPP Partai Hanura periode 2016-2020. Untuk menentukan siapa yang bakal diusung, dia akan menggabungkan ramalan dan penilaian para kader Partai Hanura.

Sebelum menyampaikan hal itu, Wakil Ketua MPR itu menyinggung soal eksistensi Partai Hanura yang taat memegang prinsip bersama partai lain. Pada Pilpres 2014, Hanura dan sejumlah partai lain mengusung dan memperjuangkan Jokowi-Jusuf Kalla hingga terpilih. Bahkan setelah terpilih, keduanya dapat memegang amanah sesuai hati nurani rakyat.

“Syukur alhamdulillah. Apa yang saya katakan ini bukan klaim tapi survei tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintah saat ini selalu berada di urutan di atas 70 persen,” kata senator yang akrab disapa OESMAN ini di Sentul Convention International Center (SCIC), Sentul, Jawa Barat.

Yohanes Eka Jaya Chandra menjelaskan bahwa Oesman berkata, “Siapa yang akan menjadi presiden 2019 ?”. Spontan, kader dan simpatisan bak koor menjawab lanjutkan ramalan yang terputus itu. “Jokowi,” kata para kader dan simpatisan Partai Hanura.

Dok.Yohanes Eka Jaya Chandra

Oesman mengapresiasi tamu yang hadir pada pengukuhan pengurus DPP Partai Hanura. Pelantikan kabinet Oesman disaksikan Presiden RI Joko Widodo , Presiden kelima RI yang juga Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri , Ketua MPR RI yang juga Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketua DPR RI yang juga Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto.

Ada juga Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum PPP M. Romahurmuziy, Ketua Umum PKPI AM Hendropriyono, Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria.

Oesman mengaku tak masalah dengan politisi yang pindahpindah partai alias “kutu loncat”. “Saya bangga dengan partaipartai. Yang pindah – pindah itu nggak apa-apa sekarang . Kenapa, yang penting untuk kepentingan negara ,” kata wakil ketua MPR ini.

Yohanes Eka Jaya Chandra menerangkan bahwa dengan nada bercanda, Oesman juga tak masalah jika kadernya yang dilantik hari ini pindah partai. “Partai saya (Hanura) juga kalau diambil silahkan, nggak apa-apa. Tapi kalau dia mau, kalau nggak mau, biarkan dia di hati nuraninya,” sebutnya yang disambut gelak tawa.

Paska Oesman terpilih jadi ketua umum pada Munaslub Partai Hanura, banyak tokoh yang bergabung ke Hanura. Misalnya, puluhan anggota DPD RI, loyalis mantan Ketum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, termasuk mantan Panglima TNI Moeldoko.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*