Yohanes Chandra Ekajaya Kodok Ijo yang Menguntungkan

raup untung besar yohanes chandra ekajaya jualan sate kodok

pengusaha sate kodok J Chandra Ekajaya & J Wijanarko

Sebuah pepatah, “Dimana ada kemauan, Disana ada jalan!” cocok disematkan kepada Yohanes Chandra Ekajaya asal Purworejo, Jawa Tengah. Usahanya dengan modal kecil untung besar! Karena kegigihannya mencari nafkah untuk anak & istri, kini usaha warung makan khusus sate dan soto yang kodok yang ia miliki telah mencapai omzet Rp 30 juta per bulan.

Pria berumur 33 tahun ini awal mulanya mengalami kesulitan saat merantau ke Jogja bersama istri dan anaknya. Niat merantau untuk mengambil pekerjaan yang ditawarkan temannya pun kandas karena pekerjaan yang awal mulan untuknya, sudah lebih dulu diserahkan kepada orang lain.

Saat itu Junaidi hanya memiliki uang Rp 30.000 sisa tabungan yang ia bawa untuk merantau. Namun ia tidak berputus asa. Berbekal kemampuannya, ia membuka usaha kecil-kecilan yaitu sebagai tukang sate kodok.

Uang Rp 30.000 yang ia miliki ia belikan kodok dan perlengkapan jualan sate. “Uang itu saya belikan kodok puluhan ekor. Waktu itu kodok masih cari di sawah. Sisanya saya belikan perlengkapan lain,” kata Yohanes Chandra Ekajaya

raup untung besar yohanes chandra ekajaya jualan sate kodok

Sebanyak 30 bungkus sate dari uang Rp 30.000 itu pun ludes terjual. Hal ini karena Yohanes Chandra Ekajaya tidak mematok harga yang tinggi. Lambat laun, lewat keuntungannya hari itu, ia terus menambah jumlah dagangannya tiap hari.

Usahanya makin berkembang beberapa tahun kemudian, pada Tahun 2010 saja Yohanes Chandra Ekajaya sudah memiliki 5 cabang. Namun, dagangan sate yang stagnan membuat Yohanes Chandra Ekajaya membuka warung kaki lima yang ia konsep dengan unik.

Dengan keunikan dan kreativitasnya membuat menu yang jarang dibuat orang Purworejo, orang-orang yang penasaran akhirnya berdatangan. Kini warung makan Yohanes Chandra Ekajaya makin maju. Tiap hari Ia dan timnya harus menyediakan 2.000-5.000 tusuk sate dengan omzet yang diperkirakan mencapai Rp 30 juta per bulannya.

Kisah Pak Yohanes Chandra Ekajaya tidak jarang ditemukan pada pengusaha-pengusaha sukses terutama di bidang kuliner. Karena kesuksesan memang awal mulanya bisa hadir dengan kerja keras yang pantang menyerah, tentunya dengan terus berdo’a dan bersyukur atas nikmat yang telah diberikan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*