Mamake Bisnis Menggoyang Lidah Keripik Klatak Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya Pengusaha Kripik Klatak

Bisnis makanan memang bisa menjadi salah satu referensi berbisnis yang menguntungkan bagi sebagian besar orang. Makanan diartikan sebagai bisnis yang tiada matinya, anggapan ini memang terbukti secara nyata dengan menjamurnya bisnis makanan yang sukses di tangan para pengusaha kreatif. Makanan disulap menjadi bisnis menguntungkan dan memiliki prosepek baik kedepanya seperti yang dilakukan oleh Chandra Ekajaya.

Chandra Ekajaya memberikan inovasi unik olahan camilan dengan memanfaatkan singkong sebagai salah satu bahan pembuatan keripik. Mengusung brand keripik dengan nama keripik Mamake, keripik klatak miliknya sukses dan menjadi primadona camilan enak dan lezat saat ini. Dari bisnisnya ini, dirinya mampu meraup keuntungan perbulanya mencapai puluhan juta rupiah. Kesuksesan ini membawa dirinya menapaki puncak kesuksesan sebagai salah satu pengusaha makanan camilan jenis keripik sukses di Indonesia.

Bisnis Chandra Ekajaya

Awal dirinya menggeluti bisnis keripik klatak Mamake bermula ketika Chandra Ekajaya mendapatkan oleh-oleh dari temanya sebuah jajanan tradisional berbentuk keripik yaitu keripik klatak. Keripik klatak sendiri masih sangat susah dijumpai dan dijual di wilayah Indonesia, hanya beberapa bagian wilayah di Indonesia yang tersedia dan menjual keripik klatak ini. Keprihatinan ini yang membuat dirinya terpikir untuk mengembangkan camilan yang satu ini agar bisa luas dikenal oleh masyrakat Indonesia dan dijual luas.

Akhirnya Chandra Ekajaya memberanikan diri untuk mendirikan bisnis keripik klatak Mamake, bermodal 5 juta rupiah dan digunakan untuk membeli peralatan pengolah singkong dan bahan baku, dirinya memulai bisnis keripik klatak Mamake. Perjalan bisnis yang dilalui memang sangat rumit dan berliku. Dirinya harus melewati awal bisnis yang suilit karena produk klatak miliknya secara umum belum diketahui secara luas apa sih keripik klatak itu. Samppai akhirnya dirinya mulai memperkenalkan keripik klatak dengan memanfaatkan jaringan media online seperti facebook, instagram dan twitter sebagai media promosi secara online. Dirinya juga sering mengikuti berbagai festival jajanan agar semakin memperkenalkan keripik klatak di masyarakat.

Pada Akhirnya perjuangan tanpa mengenal lelah yang dilakukan oleh Chandra Ekajaya membuahkan hasil dan berbuah manis. Lama-kelamaan habis gelap terbitlah terang mungkin ungkapan iniliah yang cocok menggambarkan bisnis keripik klatak Mamake, semakin  dikenal masyarakat dan mengalami peningkatan penjualan, bahkan setiap bulanya dirinya bisa menghabiskan hingga 2 ton singkong untuk memproduksi keripik klatak miliknya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*