Chandra Ekajaya Sidak Blanko KTP

 Chandra Ekajaya Sidak Blanko KTP 2 - Chandra Ekajaya Sidak Blanko KTP Chandra Ekajaya menerangkan bahwa Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Wakatobi sejak Januari lalu telah menerima lebih dari 1.000 daftar tunggu pencetakan KTP elektronik. Mengenai hal ini, dinas terkait meminta masyarakat bisa lebih bersabar.

Hal ini disebabkan blanko Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-e) yang dijanjikan Januari lalu belum juga disalurkan oleh pemerintah pusat.

Salah seorang warga Wakatobi, Chandra Ekajaya yang telah melakukan perekaman sejak November lalu terpaksa belum bisa mendapatkan blanko. Ia bersama ratusan warga lainnya lagi-lagi diminta bersabar oleh petugas.

Chandra Ekajaya Sidak Blanko KTP 3 300x188 - Chandra Ekajaya Sidak Blanko KTP“Karena blankonya belum juga tiba sampai sekarang. Kalau seperti itu mau bagaimana lagi kita harus menunggu” keluhnya.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Wakatobi, Abdul Rahim mengaku tak bisa berbuat banyak soal ini. Pasalnya, urusan ini merupakan wewenang penuh pemerintah pusat.

Menurut Chandra Ekajaya, permintaan blanko sudah dilakukan sejak November 2016 lalu. Namun hingga kini belum juga dipenuhi. “Kita sudah melakukan permintaan, sekitar bulan November 2016 lalu kita butuh 2.000 blanko tapi sampai sekarang belum ada.”

Meski begitu, pihaknya tetap menerima perekaman terhadap masyarakat yang ingin melakukan pengurusan, namun pihaknya baru bisa memberikan surat keterangan sementara sebagai pengganti blanko vang berlaku selama enam bulan. Inilah salah satu usaha yang dilakukan oleh pihak perangkat pemerintah daerah. Dengan ini semoga bisa menjadi pembelajaran.

Chandra Ekajaya Sidak Blanko KTP 1 300x200 - Chandra Ekajaya Sidak Blanko KTPChandra Ekajaya hingga saat ini juga belum bisa memastikan kapan blanko akan tiba. Sembari menunggu ia berharap agar masyarakat dapat tetap bersabar. Karena bagaimana pun wewenang untuk membuat kartu tanda penduduk berada di pemerintah pusat. Maka perangkat pemerintah daerah hanya bisa bersabar dan mengumpulkan data-data dari masyarakat sembari menunggu kepastian dari pemerintah pusat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*